31/10/16

Situs Warungboto yang Eksotis dan Megah

Situs Warungboto tampak megah.
Ada tempat wisata yang kini mulai banyak dikunjungi. Namanya Situs Warungboto. Sesungguhnya ini tempat wisata bersejarah yang sudah lama ada, namun sebelumnya terkesan terbengkalai, sehingga tidak banyak diketahui khalayak ramai.

Dahulu tempat ini lebih dikenal dengan sebutan Pesanggrahan Rejowinangun. Sesuai dengan namanya, pesanggrahan artinya tempat peristirahatan atau tempat menginap. Di tempat inilah dahulu keluarga keraton beristirahat, menyepi, atau semacam melakukan “me time” kalau istilah sekarang.

Tempat ini dibangun pada masa Hamengku Buwono II. Hal ini diketahui dari tembang macapat yang menceritakan kemajuan yang dicapai HB II, yang di antaranya mencantumkan pesanggrahan tersebut.

Situs Warungboto, pada zaman dahulu mempunyai fungsi sebagaimana Istana Air Tamansari. Ini tampak dengan adanya kolam pemandian di tempat ini, juga ruangan-ruangan beristirahat seperti di Tamansari.

Saat ini, pemugaran dan perbaikan kembali Situs Warungboto belum selesai sepenuhnya. Namun, tempat peristirahatan ini sudah tampak eksotis dan megah.

Pengunjung tampak berfoto di Situs Warungboto

Anak-anak pun senang bermain air

Bangunan di sebelah kolam di Situs Warungboto

Bagi para sahabat yang ingin berkunjung ke Situs Warungboto, tempatnya mudah dicapai. Sahabat bisa menuju ke Jalan Veteran, ketika sudah sampai di Warungboto, di situlah tempatnya. Tidak jauh dari Kebun Binatang Gembira Loka.

Memasuki tempat wisata Situs Warungboto untuk saat ini masih gratis alias tidak dipungut biaya masuk. Mungkin karena belum selesai pemugaran atau pembangunannya kembali. Sahabat hanya membayar ongkos parkir kendaraan saja.

Demikian tulisan pendek tentang jalan-jalan ke Situs Warungboto ini. Semoga bermanfaat bagi kita bersama.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

36 komentar:

  1. wah boleh juga ke sini,
    saya suka motret mas. lagi pengen sebuah cerita perjalanan yang menggambarkan Indonesia.
    nah situs bersejarah seperti ini saya kurang tahu banget.
    makasih yah buat artikelnya.
    oh iya kalau lagi cari tips dan trik fotografi mampir ke blog saya dong:
    gariswarnafoto[dot]com
    yuk marii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siipp, Mas Jack Seven, saya juga seneng motret, meski belum bisa fotografi, hehe... Ohya, sama-sama, Mas, makasih juga atas kunjungannya. Insya Allah nanti saya usahakan juga berkunjung balik.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Iya nih, Mbak Wian Hermawan, keren foto-foto di situ.

      Hapus
  3. belum pernah kesini.. saya baru sempat ke Ullen Sentalu aja.. hehe.. tapi pengen sih, apalagi gratis, hehe.. Pengen ke Tamansari juga. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti kapan-kapan perlu ke sini, Mbak Arinta Adininingtyas, sekalian ke Tamansari. Kedua tempat ini setipe.

      Hapus
  4. Terlihat lebih rapih dibandingkn taman sari ya pak, tapi kalau dari segi luasnya taman sari terlihat lebih luas..

    Sepedahan kesini sepertinya seru ya pak, belum pernah juga ke situs warungboto..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas Andi Nugraha, secara keseluruhan tentu luas Tamansari. Asyik, Mas, sepedaan kemari, secara tempat kan gau jauh tuh dari kost Mas Andi Nugraha.

      Hapus
  5. oh ini dipugar ya situsnya, tapi jangan sampai kehilangan bentuk aslinya karena kan situs

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, Mbak Evrinasp, tentu sudah melalui pengkajian dan melibatkan para ahli di bidangnya. Makasih banyak telah singgah ya, Mbak.

      Hapus
  6. kapan-kapan pingin ke sini ah. lumayan dekat juga dari rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak, sebagai orang asli Jogja, tentu banyak kenangan indah di kota budaya ini.

      Hapus
  7. Aku pgn banget ke sini, pak.
    Klo liat postingan2 temen2 yg dah pernah ke sini selalu bkin mupeng.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sippp, Mbak Melly Feyadin, semoga kalau pas ke Jogja bisa sekalian ke Situs Warungboto yaa.

      Hapus
  8. Sering mampir beli es oyen di samping ini. Tapi belum pernah mampir hehehehhe. Padahal tempat ini sempat ngehits di Instagram

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, padahal tinggal beberapa langkah istilahnya ya, Mas Nasirullah Sitam. Betul, Mas, di Instagram fotonya keren-keren.

      Hapus
  9. Yah, wkt ke jogja ga mampir ke sini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nanti pas ke Jogja lagi bisa mampir ke sini ya, Mbak Nathalia DP.

      Hapus
  10. Muantappp banget kang tempatnya keren, kalau di tempat saya mah mungkin sudah jadi tempat tua deh kang karena kurangnya perhatian dari pemerintah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siippp, Kang Nurul Iman, kalau nanti ke Jogja silakan juga kemari yaa.

      Hapus
  11. Bangunannya seperti Taman Sari ya, Pak. Aku baru tahu nich, sudah lama banget enggak ke Jogjakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak Astin, karena fungsinya sama dengan Tamansari. Monggo, Mbak, bila nanti dah selo bisa ke Jogja.

      Hapus
  12. Baru tahuuuu....
    Itu sengaja gak dicat ulang ya biar kliatan kuno bgt

    BalasHapus
  13. Eh, aku baru tahu juga situs Warungboto ini. Tahunya Tamansari aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak Nia K. Haryanto, karena situs ini baru dalam tahap diperbaiki atau dibangun ulang bagian-bagian yang sudah runtuh atau rusak. Jadi, memang belum banyak dikenal khalayak ramai.

      Hapus
  14. Lah ... asik gitu ya tempatnya ya... boleh lah lain kali dicoba... saya juga mau me time disitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik, Mas Adhi Artadhitive, silakan datang ke Jogja, monggo... melakukan me time :)

      Hapus
  15. Kayak Taman Sari ya. Wah waktu itu saya main ke GL Zoo, padahal udah dekat ya :D Nanti kalau ke Jogja lagi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang fungsinya sama dengan Tamansari, Mbak Nita Lana Faera. Betul, Mbak, dekat sekali dengan GL Zoo.

      Hapus
  16. Waah.. eksotis ya tempatnya.. Saya familiar dengan tempat ini kerena sering lihat di instagram. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi, Mbak Irly, di Instagram banyak foto tentang Situs Warungboto karena anak-anak muda mulai banyak yang berkunjung kemari.

      Hapus
  17. wahhh kerennn, jarang sekali kesana... saya sering naik gunung di jogja khususnya sih, wahhh kapan kapan kesana terus ketemu sama mas disana hehe asik juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiippp, Mas Andrie, bisa juga tuh kopdar di situ, hehehe...

      Hapus
  18. tempatnya bagus utk foto2 ya pak, dan dgn dtg kesini, kita jadi tau sejarah :)

    BalasHapus
  19. sebelum di pugar, diliatin orang2 kayaknya pada bingung ngapain main kesitu :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...