17/02/26

Waktu Pagi Penuh Berkah: Mengisi Waktu Setelah Shalat Subuh

Penulis, Akhmad Muhaimin Azzet, bersama
keluarga besar IKMD dan alumni.

Berkenaan dengan mengisi waktu setelah shalat subuh, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disampaikan, “Peliharalah waktu itu dengan mengisinya melalui tilawah Al-Quran satu juz dalam satu hari, berdzikir atau menghafal. Inilah yang dilakukan Rasulullah SAW selesai menunaikan shalat Shubuh, bahwa beliau duduk di tempat shalatnya hingga terbit matahari.”

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa waktu subuh adalah masa di mana para malaikat malam naik ke langit dan digantikan oleh malaikat siang. Betapa indahnya jika pada waktu pergantian tersebut seseorang dalam keadaan melakukan ketaatan kepada Allah SWT.

Ada sebuah amalan yang sangat besar fadhilahnya apabila dilakukan seseorang dalam rangka memanfaatkan waktu di pagi hari ini. Hal ini dapat kita ketahui dari sebuah hadits, yakni dari Anas bin Malik RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

“Barangsiapa shalat fajar (shalat Shubuh) berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua rakaat (shalat Dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi).

Subhânallâh...! Betapa besar pahala orang shalat Shubuh dengan berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk untuk berdzikir hingga terbit matahari, lantas dilanjutkan dengan shalat Dhuha, seakan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna. Betapa besar pahalanya. Bisakah kita mengamalkanya? Kalau tidak bisa setiap hari, setidaknya seminggu sekali ketika kita libur dan tidak harus berpagi-pagi untuk berangkat bekerja. Apalagi sebagai karyawan, naik bus kota, dan tinggal di Jakarta, biasanya mesti berangkat lebih pagi agar tidak terjebak macet.

Hal yang teramat penting dari pembahasan ini adalah jangan tidur lagi seusai shalat Shubuh. Marilah kita isi waktu pagi itu dengan beribadah dan memulai aktitivitas harian semenjak pagi hari. Lebih bagus lagi, ketika sudah masuk waktu Dhuha, segera kita menunaikan shalat Dhuha. Dengan demikian, berarti kita telah mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang kaya karena waktu pagi memang penuh keberkahan; berarti kita telah benar-benar siap dalam menyambut datangnya rezeki dari Allah SWT.

Sebelum pembahasan ini kita akhiri, perlu kiranya bagi kita untuk merenungkan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. sebagai berikut:

“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan al-Bazzar).

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar