09/03/17

Sego Megono Kang Ali, Enak dan Murah, Cocok Buat Mahasiswa

Sego Megono yang enak rasanya
Di Jogja ada Sego Megono, makanan khas Pekalongan, yang enak rasanya dan harganya murah, di sinilah tempatnya: Sego Megono Kang Ali. Warungnya selalu ramai anak muda, kebanyakan mahasiswa.

Megono itu adalah sebutan lauknya, yakni nangka muda yang dicincang lembut, dicampur parutan kelapa muda, kemudian dibumbui garam, sedikit kencur, dan cabai. Megono yang khas dan lezat itu ditumpangkan di atas nasi hangat dan diberi sambal. Makan sego megono akan semakin nikmat dengan mendoan yang juga menjadi favorit di warung ini.

26/02/17

Meja Lipat yang Praktis untuk Membaca al-Qur’an

Meja lipat terbuat dari kayu yang praktis
Membaca al-Qur’an dengan menggunakan meja lipat yang praktis tentu menyenangkan. Apalagi mejanya terbuat dari kayu yang tidak terlalu berat, pas tingginya untuk ukuran membaca sambil duduk, dan lebarnya juga pas untuk membuka al-Qur’an.

Bagi sahabat yang menginginkan meja lipat yang terbuat dari kayu untuk membaca al-Qur’an sebagaimana dalam foto, silakan pesan melalui WA ke nomor 085-7010-73737. Harga per meja Rp.65.000. Apabila sahabat membeli 10 buah atau lebih, harga per meja menjadi Rp.60.000.

16/02/17

Mangut Lele Mbah Marto, Kuliner Lezat Ambil Sendiri di Dapur

Sepiring nasi berlauk mangut lele yang lezat
(foto teman redaksi Tera)
Seusai diskusi tentang buku di Penerbit Indonesia Tera, saya diajak Mas Tepe untuk makan siang di Warung Mangut Lele Mbah Marto. Tentu saja saya tidak menolak karena sesungguhnya sudah lama saya ingin menikmati masakan khas tradisonal di warung legendaris ini.

Bersama beberapa redaksi kami langsung berangkat. Sahabat yang ingin juga ke warung yang terkenal mblusuk di tengah kampung ini, sesungguhnya tidak sulit kok menuju ke warung ini.

13/02/17

Sirup Wedang Jahe, Oleh-Oleh Khas Jogja yang Keren

Sirup Wedang Jahe Khas Jogja 3 Teko
Oleh-oleh khas Jogja itu adalah bakpia, geplak, yangko, gudeg, jadah tempe, salak pondok, keripik belut, tasuba (tahu susu bakso), tiwul, walang goreng, sirup wedang jahe, batik, surjan, blangkon, atau kerajinan perak.

Pada postingan kali ini, sengaja ditulis tentang Sirup Wedang Jahe Khas Jogja 3 Teko. Oleh-oleh dalam bentuk sirup jahe yang diwadahi botol kaca cantik ini memang istimewa. Terbuat hanya dari jahe dan rempah pilihan; tanpa bahan pengawet.

Sirup Wedang Jahe 3 Teko dibuat dari jahe jenis Emprit grade A dengan umur panen minimal 9 bulan. Dengan kualitas jahe yang demikian menjadikan sirup wedang jahe khas Jogja ini lebih terasa khasiatnya. Dalam proses pembuatan sirupnya diberi gula merah sehingga hasilnya terasa lebih nikmat dan khas.

26/01/17

Jadah Tempe Khas Kaliurang, Enak Tenan

Menikmati jadah tempe yang khas
Kaliurang merupakan tempat wisata yang sudah tidak asing lagi di Jogja. Tempatnya di dataran tinggi yang tidak jauh dari Gunung Merapi. Bila orang Jakarta ingin berwisata ke tempat yang adem biasanya ke Puncak, kalau orang Jogja ya ke Kaliurang.

Ada kuliner khas yang sayang bila dilewatkan bila sahabat ke Kaliurang, yakni jadah tempe. Jadah dibuat dari beras ketan dan parutan kelapa lalu dimasak dan ditumbuk sampai kenyal; sedangkan tempenya dibuat dengan cara dibacem sehingga rasanya empuk agak manis.

23/01/17

TASUBA (Tahu Susu Bakso): Halal, Enak, dan Bergizi

Sertifikat Halal Tasuba
Oleh-oleh khas Jogja yang satu ini memang oke banget. Namanya Tasuba atau tahu susu bakso. Bagi para sahabat yang mempertimbangan kehalalan sebuah produk, tentunya tidak usah khawatir dengan Tasuba. Sebab, Tasuba sudah mempunyai sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tasuba rasanya enak dan lembut karena tahunya dibuat khusus dari kedelai pilihan yang dipadu dengan susu sapi murni. Dengan demikian, tahunya terasa lembut di lidah.

19/01/17

Jalan-Jalan di Malioboro Jogja

Jalan-jalan asyik di Malioboro
Sahabat yang berkunjung ke Jogja rasanya tidak lengkap bila tidak sekalian menikmati jalan-jalan di Malioboro. Jalan utama yang berada di tengah antara Tugu Jogja dan Keraton Jogja ini memang sangat menarik untuk dikunjungi.

Tidak hanya soal oleh-oleh dan makanan khas yang ada di sepanjang jalan, tapi inilah kota yang para pengunjung masih bisa menyaksikan betapa kental budaya Jawa.

Pemerintah Jogja menyadari betapa besar animo masyarakat untuk mengunjungi Malioboro. Maka, kini Jalan Malioboro telah diperbaiki, terutama lebih nyaman bagi para sahabat yang berjalan kaki di sepanjang Malioboro.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...