Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan. Tampilkan semua postingan

20/06/24

Berkunjung ke Galeri Pasir Bertasbih, Purwomartani, Sleman

Penulis, Akhmad Muhaimin Azzet,
di Galeri Pasir Bertasbih.

Ada sebuah galeri yang menarik untuk dikunjungi, apalagi bagi sahabat yang suka dengan seni kaligrafi dan seni rupa murni. Namanya Galeri Pasir Bertasbih, terletak di dusun Kanoman, Purwomartani, Kalasan, Sleman.

Seniman sekaligus pemilik galerinya bernama Faizan Zuhairi Mukhadatu. Kenapa menarik? Karena kaligrafi karya Kang Faizan --saya biasa memanggil-- tidak menggunakan alat dan media pada umumnya di bidang seni kaligrafi dan seni lukis, tapi menggunakan pasir. Termasuk dengan pewarnaan, murni dengan warna pasir alami, baik itu putih, hitam, coklat, biru, dst. Kaligrafi semakin menarik karena dipadu dengan seni rupa murni.

Kang Faizan sedang menerima kunjungan seorang dosen dari Bogor, Kang Muhammad Arif Darmawan.
Youtube Azzet Channel sedang rekaman di Galeri Pasir Bertasbih.

Kang Faizan sedang berkarya di galerinya.

Sebagai santri yang menekuni dunia seni kaligrafi dan seni rupa murni, Kang Faizan merupakan pribadi yang menarik. Enak diajak ngobrol dan senang berbagi dengan para tamunya yang ingin belajar tentang bidang yang digelutinya ini. Sambil berbincang, menyeruput kopi, tentu ini kesempatan yang istimewa.

04/10/23

Naik KRL dari Jogja ke Masjid Sheikh Zayed Solo

Masjid Sheikh Zayed Solo.
Masjid Sheikh Zayed Solo adalah daya tarik baru untuk berkunjung ke Solo. Saya dan istri juga ingin berkunjung ke masjid yang merupakan simbol persahabatan antara negara Indonesia dan Uni Emerat Arab tersebut.

Dari Jogja kami naik Kereta Rel Listrik (KRL) melalui Stasiun Lempuyangan turun Stasiun Solo Balapan. Ongkos tiketnya cukup murah, yaitu Rp.8 ribu saja.

Jadwal Keberangkatan KRL dari Stasiun Lempuyangan Jogja ke Solo

Berikut adalah jadwal keberangkatan KRL dari Stasiun Lempuyangan Jogja menuju Solo, yaitu Pkl. 05.36 WIB, Pkl. 06.55 WIB, Pkl. 07.41 WIB, Pkl. 08.55 WIB, Pkl. 10.31 WIB, Pkl. 12.00 WIB, Pkl. 13.11 WIB, Pkl. 15.25 WIB, Pkl. 16.35 WIB, Pkl. 17.50 WIB, Pkl. 20.21 WIB, dan Pkl. 22.42 WIB. Jadwal ini bisa berubah dan update terkini jadwal keberangkatan bisa diperoleh dari atau di Stasiun Lempuyangan Jogja.

Para penumpang KRL menikmati perjalanan dengan nyaman.

Dari Stasiun Solo Balapan tampak menara dan kubah Masjid Sheikh Zayed Solo.
 
Berdua naik becak agar terasa romantis, hehe.

Sesampai di Stasiun Balapan Solo, menara dan kubah Masjid Sheikh Zayed Solo sudah tampak. Itu artinya jaraknya tidak terlalu jauh dari stasiun tempat kami turun. Kami berdua kemudian memilih naik becak; semacam membuat kenangan romantis begitu, naik becak berdua, hehe.

Tidak lama menikmati perjalanan naik becak, kami tiba di Masjid Sheikh Zayed Solo. Masjidnya bagus. Arsitekturnya khas yang merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi. Masjid yang dibangun dengan dua lantai tersebut diperindah dengan 4 menara dengan kubah-kubah yang indah berpualam putih.

Masjid Sheikh Zayed Solo yang indah.

Shalah jamaah Dzuhur di Masjid Sheikh Zayed Solo.

Duduk sebentar usai shalat menikmati ruang utama masjid.

Foto berdua di halaman Masjid Sheikh Zayed Solo.

Pengunjungnya ramai sekali. Tidak lama setelah kami menikmati indahnya Masjid Sheikh Zayed Solo, adzan Dzuhur berkumandang dengan merdu. Tentu merupakan keberuntungan kami tidak hanya berkunjung ke masjid tersebut, tapi bisa ikut shalat Dzuhur berjamaah. Tempat wudhunya bagus dan bersih, dilengkapi dengan kamar-kamar kecil yang jumlahnya banyak sekali.

Setelah berwudhu, segar terasa. Memasuki masjid untuk berjamaah, sejuk terasa, dengan karpet bernuansa batik yang indah. Alhamdulillaah...

Para sahabat di mana pun berada, demikian pengalaman kami berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed Solo. Semoga bermanfaat.

Salam dari Jogja (Akhmad Muhaimin Azzet)

20/06/22

Menikmati Malam di Jogja, Menyeruputnya Pelan-pelan

Malam-malam, di Limasan Kaweningan, Jogja, bersama Pak Haji Fauzi dan Gus Uchid.

Berkumpul dengan para sahabat, menikmati malam di Jogja, sambil menyeruput teh, atau kopi, pelan-pelan. Inilah di antara hal yang mengasyikkan di kota budaya ini. Tidak sedikit para sahabat, yang pernah kuliah, kerja, atau tinggal sementara di Jogja, lalu pulang ke kota asalnya, kenangan di Jogja yang ingin diulangnya adalah menikmati malam-malam, bersama teman-teman, membahas banyak hal, sambil menyeruput segelas teh, atau secangkir kopi, pelan-pelan.

Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan. Demikian sajak Joko Pinurbo. Maka, siapa saja, merasa rindu, lalu datang kembali, seakan merasa pulang, karena masyarakat Jogja yang welkam, untuk menikmati malam-malam, sebagaimana di angkringan.

Dulu ada istilah teh nasgitel; teh yang panas, legi, dan kentel. Tapi, semakin ke sini, di Jogja semakin ramai orang ngopi, terutama kawula muda, di angkringan, kedai, burjo, atau di kafe yang wi-finya kenceng. Juga di pertemuan-pertemuan, di rumah teman, atau kalau saya, tak jarang ngumpul di sebuah tempat, namanya Limasan Kaweningan. Di sini kami membicarakan banyak hal, dari organisasi, merancang gerakan, hingga waktu ngglewang; istilah kami untuk menyebut jarum jam yang telah melewati angka tengah malam.

Demikianlah di Jogja. Kala malam. Lalu menjadi kenangan. Untuk selalu ingin diulang. Pelan-pelan.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

30/04/20

Beli Karpet Masjid di Al-Barkat Jogja, Barang Bagus, Pelayanan Prima

Kami pengurus Takmir Masjid Al-Muhtadin
bersama Pak Thahir di Toko Karpet Al-Barkat Jogja.
Bagi para sahabat yang membutuhkan karpet untuk masjid, karpet untuk rumah, karpet untuk kantor, silakan datang ke Toko Karpet Al-Barkat, Jl. Laksda Adisucipto, Jogja. Kalau dari arah timur, Kampus UIN Sunan Kalijaga ke barat sedikit, lalu putar balik, letak toko di utara jalan.

Kenapa saya merekomendasikan ke sana? Tentu saja ini berdasarkan pengalaman ketika kami membeli karpet di toko tersebut. Pak Thahir, sang pemilik toko, menyambut dengan hangat ketika kami berkunjung ke tokonya. Suguhan teh tarik hangat yang nikmat menemani kami memilih-milih kiranya karpet yang mana untuk masjid kami.

29/01/20

Pak Lurah Wahyudi, Mengabdi Sepenuh Hati

Penulis bersama Pak Lurah Wahyudi.
Saya bersyukur dapat berjumpa dan mendapatkan banyak ilmu serta inspirasi luar biasa dari Pak Lurah Wahyudi. Pak Lurah yang sederhana, ramah, dan rendah hati ini prestasi kerjanya dirasakan betul oleh warga Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa, Yogyakarta.

Lurah Desa Panggungharjo ini pernah menerima penghargaan 4th ASEAN Leaderships Awards di Myanmar. Desa Panggungharjo juga menjadi juara Lomba Desa Tingkat Nasional. Panggungharjo merupakan desa dengan BUMDes terbaik di Indonesia.

02/10/18

Universitas AMIKOM: Kampusnya Anak Muda yang Kreatif dan Berprestasi

Gedung baru Universitas AMIKOM.
Berkunjung ke Jogja, selain ke tempat-tempat pariwisata yang terus berkembang dan semakin banyak tempat baru yang menarik, sebagai kota pendidikan, tentunya menarik juga bila berkunjung ke kampus.

Di antara kampus yang menarik untuk dikunjungi adalah Universitas AMIKOM Yogyakarta. Hampir tiap hari kampus ini dikunjungi rombongan pelajar dari seluruh Indonesia, juga pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk perguruan tinggi lain, bahkan dari luar negeri.

Mengapa kampus yang beralamat di Jl. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, ini menarik untuk dikunjungi?

02/08/18

Candi Sambisari, Menarik Dikunjungi, Berada di Bawah Permukaan Tanah

Kompleks Candi Sambisari yang hijau dan bersih.
Pada umumnya candi berada di atas permukaan tanah. Tidak demikian dengan Candi Sambisari. Candi yang berada di Dukuh Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini menarik untuk dikunjungi karena berada 6.5 meter di bawah permukaan tanah.

Sahabat yang sedang berkunjung ke Jogja, silakan merapat ke sini. Tempatnya tidak jauh dari Bandara Jogja (maksudnya bandara yang sekarang, sebab direncanakan bandara akan pindah ke Kulonprogo). Dari bandara ke timur sedikit, mengikuti Jalan Solo, sampai di pertigaan Pasar Sorogenen (yang sebelah kanannya ada Gapura AAU), belok kiri atau ke utara. Lurus saja ikuti jalan ini sampai di Candi Sambisari.

09/07/18

Murah Yo Ben, Sing Penting Seneng

Kuliner & Jalan-Jalan di Jogja:
Murah Yo Ben, Sing Penting Seneng.
Tulisan tersebut saya potret di dekat parkir tempat ngopi Ling-Lung daerah Mundu, Jogja. Murah Yo Ben, Sing Penting Seneng, artinya biarlah harganya murah, yang penting hati senang.

Bagi saya ini menarik karena sangat mewakili harga-harga bila jalan-jalan dan kuliner di Jogja. Banyak sahabat yang berkomentar, waah… masih ada harga sego pecel segitu, ketika makan di Warung Sego Pecel Bu Ramelan.

Saat mencoba segernya Es Dawet Timoho atau Es Bubur Kacang Ijo Madura, beberapa sahabat pada komentar, sudah seger…, harganya murah lagi.

29/01/18

5 Tempat Berburu Buku Lawas di Jogja yang Lengkap dan Murah

Di antara deretan buku lawas yang penting untuk dibaca.
Di Jogja ada beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi bagi para pemburu buku lawas (lama). Hingga saat ini, tempat-tempat tersebut bisa bertahan, bahkan masih ramai pengunjungnya, karena bagi orang-orang tertentu, termasuk mahasiswa tentunya, gairah membaca di Jogja masih tinggi.

Tidak hanya bagi orang Jogja, tak sedikit orang dari luar Jogja sengaja datang ke Jogja untuk mencari buku-buku. Termasuk buku-buku lawas. Tidak hanya lengkap, harganya juga murah-murah, katanya.

Berikut adalah 5 tempat berburu buku lawas di Jogja.

02/01/18

Pak Slamet, Penjual Emping, Mete, dan Krecek di Pasar Beringharjo

Saya bersama Pak Slamet yang ramah.
Penjual yang ramah, enak dalam meladeni tawar-menawar, biasanya akan disenangi oleh para pembeli. Pribadi seperti itulah yang saya perhatikan ada pada Pak Slamet, penjual emping super, mete, krecek, wedang uwuh, abon, emping jagung, dll. yang ada di Pasar Beringharjo, Jogja.

Hampir tiap Sabtu siang saya ke Pasar Beringharjo untuk kulakan kerupuk mentah. Di kursi panjang kecil milik Pak Slamet biasanya saya istirahat. Ketika capek, tidak jarang saya tidur beberapa menit di situ, hehe…

07/08/17

Tebing Breksi, Kreativitas Warga, dan Wisata Jogja

Memegang kepala naga di Tebing Breksi.
Jogja selalu menarik untuk dikunjungi. Tempat-tempat wisata bersejarah seperti candi, keraton, museum, maupun destinasi wisata alam seperti perbukitan dan pantai-pantai yang indah. Juga kini bermunculan tempat-tempat wisata baru berkat kreativitas warga, satu di antaranya adalah Tebing Breksi.

Disebut kreativitas warga karena sebelumnya Tebing Breksi merupakan tebing biasa yang belum dijadikan sebagai tempat wisata. Bahkan, tebing ini merupakan bekas penambangan bahan bangunan yang dilakukan oleh warga sekitar yang sudah dilakukan bertahun-tahun sebelumnya.

08/06/17

Ngadem di Museum Benteng Vredeburg Jogja

Muhammad Fatih Al-Ghozali mengamati diorama
di dalam museum
Bila sahabat jalan-jalan ke Keraton Jogja, atau Jalan Malioboro, atau Pasar Beringharjo, ada baiknya sekalian ke Museum Benteng Vredeburg. Apalagi bila itu pas siang hari, saat musim liburan, jalanan pusat kota yang padat merayap, udara terasa panas, sungguh cocok ke benteng yang dikelola dengan baik ini, rasanya adem.

Terasa adem karena taman di sekitar museum banyak rumput dan tanaman yang teduh, apalagi bila masuk ke dalam ruangan-ruangan museum yang berada di dalam gedung, adem dengan udara AC yang sejuk.

19/01/17

Jalan-Jalan di Malioboro Jogja

Jalan-jalan asyik di Malioboro
Sahabat yang berkunjung ke Jogja rasanya tidak lengkap bila tidak sekalian menikmati jalan-jalan di Malioboro. Jalan utama yang berada di tengah antara Tugu Jogja dan Keraton Jogja ini memang sangat menarik untuk dikunjungi.

Tidak hanya soal oleh-oleh dan makanan khas yang ada di sepanjang jalan, tapi inilah kota yang para pengunjung masih bisa menyaksikan betapa kental budaya Jawa.

Pemerintah Jogja menyadari betapa besar animo masyarakat untuk mengunjungi Malioboro. Maka, kini Jalan Malioboro telah diperbaiki, terutama lebih nyaman bagi para sahabat yang berjalan kaki di sepanjang Malioboro.

08/12/16

Wisata Arkeologis ke Candi Kadisoka

Candi Kadisoka, Purwomartani
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, disebutkan bahwa arkeologi adalah ilmu tentang kehidupan dan kebudayaan zaman kuno berdasarkan benda peninggalannya. Arkeologis berarti bersifat arkeologi, misalnya, para peneliti telah menemukan bukti-bukti arkeologis akan adanya candi di daerah itu.

Nah, bagi para sahabat yang tertarik dengan hal-hal yang bersifat arkeologis, silakan berwisata ke Candi Kadisoka. Candi ini terletak di Dusun Kadisoka, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

29/11/16

Mengayuh Mobil Bercahaya di Alun-Alun Kidul

Betapa senang mengayuh mobil bercahaya
bersama keluarga atau sahabat tercinta
Wisata malam di Alun-Alun Kidul Jogja itu meriah. Mobil-mobil bercahaya siap menanti pengunjung untuk dipakai mengelilingi Alkid, demikian lapangan di belakang keraton tersebut sering disebut.

Mobil bercahaya tersebut dirancang khusus bisa dipakai oleh pengunjung dengan cara dikayuh bersama-sama. Hal ini di samping menyenangkan juga menyehatkan.

31/10/16

Situs Warungboto yang Eksotis dan Megah

Situs Warungboto tampak megah.
Ada tempat wisata yang kini mulai banyak dikunjungi. Namanya Situs Warungboto. Sesungguhnya ini tempat wisata bersejarah yang sudah lama ada, namun sebelumnya terkesan terbengkalai, sehingga tidak banyak diketahui khalayak ramai.

Dahulu tempat ini lebih dikenal dengan sebutan Pesanggrahan Rejowinangun. Sesuai dengan namanya, pesanggrahan artinya tempat peristirahatan atau tempat menginap. Di tempat inilah dahulu keluarga keraton beristirahat, menyepi, atau semacam melakukan “me time” kalau istilah sekarang.

17/10/16

Kenyamanan Menginap di Pesona Jogja Homestay

Pesona Jogja Homestay asri dengan banyak tanaman
Ada banyak tempat untuk menginap bila sahabat berkunjung ke Jogja. Sahabat bisa memilih hotel, guest house, atau semacamnya dengan alasan dan pertimbangan tertentu.

Inilah sebuah tempat yang bisa sahabat pilih, yakni Pesona Jogja Homestay. Sebuah hunian bagi individu maupun bersama keluarga yang ingin merasakan tinggal seperti layaknya warga Jogja lengkap dengan budayanya.

03/10/16

Pasir Bertasbih, Seni Lukis Kaligrafi yang Indah dan Unik

Penulis bersama Mas Faizan, Pelukis Kaligrafi Pasir Bertasbih
Jogja, di samping terkenal sebagai Kota Pelajar, juga terkenal sebagai Kota Seni. Hal inilah yang membuat tidak sedikit orang yang mempunyai ketertarikan pada seni untuk berkunjung ke Jogja.

Di antara galeri seni yang menarik untuk dikunjungi adalah Galeri Aqil al Akhyar Art. Menarik karena hasil karya seni yang dipajang sifatnya unik, bahkan bisa dikatakan sebagai yang pertama di Indonesia.

26/09/16

Berburu Buku Murah di Taman Pintar Bookstore

Taman Pintar Bookstore, Jogja 
Inilah pusat buku bekas dan baru yang paling besar di Jogja. Zaman dahulu terkenal dengan sebutan Shopping Center. Sekarang, namanya menjadi Taman Pintar Bookstore.

Tempat berburu buku murah ini mudah dijangkau. Berada di Jalan Sriwedari, atau di samping tempat wisata yang terkenal dikunjungi banyak pelajar dan keluarga yakni Taman Pintar, atau tidak jauh dari Jalan Malioboro dan Titik 0 Jogja.

13/09/16

Tips Belanja Murah di Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo Jogja
Tempat belanja murah di Jogja, termasuk untuk oleh-oleh bagi para sahabat yang sedang berkunjung ke kota budaya ini, adalah Pasar Beringharjo. Biasanya yang paling banyak diburu adalah batik. Termasuk segala pakaian yang bercorak batik, misalnya baju, daster, jarit, dan semacamnya.

Meski pada umumnya harga yang ditawarkan di Pasar Beringharjo memang terkenal murah, berikut adalah tips agar dapat belanja dengan harga lebih murah lagi: